CAPRES 2009 – 2014
Posted by Mengembalikan Jati Diri Bangsa on January 28, 2009

Siapakah calon Presiden RI periode 2009 – 2014 mendatang? Meneketehe … yang jelas Capres yang akan terpilih nantinya bisa memimpin negara RI tercinta ini menuju ke arah yang lebih baik lagi dari sekarang. Profil seperti apakah yang diharapkan oleh rakyat? Meneketehe …
Siapakah Calon Presiden RI ke 7 pilihan Anda ?
Beberapa Situsnya :
- Yusril Ihza Mahendra (PBB) http://yusril.ihzamahendra.com
- Rizal Mallarangeng (LSM) http://mallarangeng.wordpress.com
- Gusdur (PKB) www.GusDur.Net - Situs Resmi Abdurrahman Wahid
- Anis Matta (PKS) www.anismatta.blogs.friendster.com
- Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono http://www.presidensby.info
- Akbar Tanjung http://bangakbar.com dari http://oktara.byethost15.com
Berikut adalah sedikit profil para Capres 2009 – 2014 :
1. KH Abdurrahman Wahid
King Maker Pemilu Presiden
Mantan Presiden RI ke-4 (20 Oktober 1999-24 Juli 2001), ini diperkirakan bakal menjadi King Maker Pemilihan Presiden Pemilu 2004. Kendati namanya masih masuk dalam nominasi calon presiden Pemilu 2004 dan mendapat dukungan dari beberapa kyai serta sebagai satu-satunya calon presiden dari PKB, namun diperkirakan ia tidak akan dicalonkan atau mencalonkan diri secara resmi.
2. Aburizal Bakrie
Mencoba Keberuntungan
Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia ini mencoba keberuntungan politik dengan ikut menjadi salah satu kandidat calon presiden dalam Konvensi Partai Golkar. Putera sulung pengusaha H Achmad Bakrie kelahiran Jakarta 15 November 1946 ini pada awal pencalonan didukung tidak kurang dari ketiga ormas Trikarya Golkar (SOKSI, Kosgoro, dan MKGR).
3. Akbar Tandjung
Berpeluang Menang Konvensi
Langkah politisi ulung dan licin ini semakin mantap dalam persaingan kandidat pesiden dalam Konvensi Calon Presiden Partai Golkar, setelah Mahkamah Agung menerima permohonan kasasinya. Ia bebas dari jerat hukum dengan tuduhan korupsi Rp. 40 milyar. Sehingga peta persaingan dalam Konvensi Capres Golkar bergerak memberi peluang besar baginya memenangkan konvensi tersebut.
4. Prof. Dr. M. Amien Rais
Ini Saatnya Jadi Presiden
Amien Rais kelahiran Surakarta, 26 April 1944 adalah salah seorang tokoh kunci pergerakan reformasi. Dia begitu berani ikut menggalakkan arus gerakan reformasi untuk berhadap-hadapan dengan rezim yang sedang berkuasa. Amien lalu didaulat menjadi Tokoh Gerakan Reformasi.
5. Dr. H. Hamzah Haz
Akomodatif Tetap Jadi Wapres
Bila ada tokoh politik yang layak menyadang predikat akomodatif, maka Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan yang juga menjabat Wakil Presiden RI, ini pantas disebut. Ia tidak bersuara terlalu vokal, tetapi juga tidak terlalu lunak. Hamzah punya gaya sendiri: keras dengan kemauan tapi juga lembut dalam kompromi.
6. K.H. Hasyim Muzadi
NU Bukan Demi Kekuasaan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi, dinominasikan seba-gai salah seorang tokoh yang berpelu-ang menjadi calon presiden atau wakil presiden pada Pemilu 2004. Kyai kelahiran Tuban, 8 Agustus 1944, ini kemungkinan akan dicalonkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
7. Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA
Capres Poling Jadi Kenyataan
Namanya kini disebut-sebut sebagai salah seorang calon Presiden atau Wakil Presiden Pemilu 2004. Bahkan beberapa poling menempatkannya pada posisi paling diunggulkan menjadi presiden. Poling TokohIndonesia DotCom menempatkannya pada posisi pertama sebagai tokoh negarawan, tokoh bersih KKN dan tokoh idola.
8. M. Jusuf Kalla
Capres yang Sederhana
Jusuf Kalla merupakan seorang pengusaha sukses yang kemudian berkiprah di dunia politik. Kariernya semakin berkibar seiring dengan bergulirnya reformasi. Politisi yang empat kali anggota MPR Utusan Daerah dari Golkar dan pernah menjadi Ketua Pemuda Sekber Golkar, ini mulai menjabat menteri ketika pemerintahan Gus Dur.
9. Susilo Bambang Yudhoyono
Sang Capres Kuda Hitam
SBY, demikian ia akrab disapa. Namanya mencuat sebagai seorang kandidat presiden yang dijagokan Partai Demokrat, partai yang didirikannya. Partai ini sangat yakin memosisikannya sebagai calon presiden, bukan wakil presiden.
10. Dr. Nurcholis Madjid
Cendekiawan Pengeras Suara
Nurcholis Madjid, yang populer dipanggil Cak Nur, itu merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Gagasan tentang pluralisme telah menempatkannya sebagai intelektual muslim terdepan. Namanya semat mencuat sebagai kandidat terkuat calon presiden Pemilu 2004.
11. Prabowo Subianto
Menapak Pemilu Presiden 2009
Pensiun dini dari dinas militer, Prabowo beralih menjadi pengusaha. Ia mengabdi pada dua dunia. Kini, nama Mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini kembali mencuat, menyusul keikutsertaannya dalam konvensi calon presiden Partai Golkar. Namun diperkirakan targetnya sebuah garis start untuk menapaki Pemilu Presiden 2009.
12. Dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, MA
Damai Sejahtera bagi Bangsa
Ketua Yayasan Doulos dan Yayasan Bersinar bagi Bangsa, ini mendeklarasikan Partai Damai Sejahtera (PDS) 28 Oktober 2001 demi damai sejahtera bagi bangsa. Kemudian partai ini secara resmi menetapkan Ruyandi Hutasoit selaku Ketua Umum PDS sebagai calon presiden pada Pemilu 2004.
13. Siswono Yudo Husodo
Capres Multipartai
Pamor Siswono Yudo Husodo sebagai calon presiden independen semakin hari semakin mencuat. Kehadiran mantan Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Transmigrasi dan PPH ini telah memberi warna tersendiri dalam “kontes” pencarian figur pemimpin terbaik dari semua calon yang baik-baik.
14. Siti Hardiyanti Rukmana
Capres Restu Pak Harto
Bagi Siti Hardiyanti Rukmana nama mantan Presiden Soeharto ayahnya masih sangat laik jual di bidang politik. Untuk menjadi pemimpin tertinggi di republik ini dia, yang dipanggil Mbak Tutut, menyebut kendaraan politik pengusungnya yakni Partai Karya Peduli Bangsa adalah satu-satunya partai yang pendiriannya direstui oleh Pak Harto.
15. Surya Dharma Paloh
Tawarkan Restorasi Nasional
ia mengikuti Konvensi Partai Golkar dengan menawarkan gagasan restorasi nasional. “Kita akan memperlihatkan ada suatu hal yang pasti bisa diterima negeri ini: Perubahan-perubahan mendasar yang bisa memberikan rasa kebanggaan diri secara pribadi maupun secara kelompok,” katanya.
16. Megawati Sukarnoputeri
Mbak Pendiam itu Emas
Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana Presiden RI ke-5. Kini, ia masih diunggulkan akan memenangkan Pemilu Presiden.
17. Wiranto
Tak Bersedia Capres
Jenderal TNI (Purn) Wiranto hanya bersedia menjadi presiden. Itu hanya satu periode. Prinsip ini tampaknya membuat peserta Konvensi Partai Golkar ini merasa keberatan atas pernyataan Akbar Tandjung bahwa kandidat presiden pemenang konvensi bisa saja menjadi pasangan Megawati sebagai wakil presiden.
18. Yusril Izha Mahendra
Capres Posisi Tawar Tinggi
Yusril Ihza Mahendra adalah kandidat calon presiden yang sama sekali tidak pernah menunjukkan ambisinya secara berlebihan. Dia bersikap demikian mengingat posisi tawarnya cukup tinggi dalam peta perpolitikan nasional. Yusril secara pas telah menempatkan partainya Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai “reinkarnasi” Partai Masyumi.
19. KH Zainuddin MZ
Dai Bintang Reformasi
Dai kondang sejuta ummat, KH Zainuddin MZ, telah memilih jadi politikus. Ia masuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) karena penasaran mengapa partai berbasis Islam tidak memenangkan pemilu. Ia bersama rekan-rekannya mendeklarasikan PPP Reformasi pada 20 Januari 2002 yang kemudian berubah nama menjadi Partai Bintang Reformasi dalam Muktamar Luar Biasa pada 8-9 April 2003 di Jakarta.
20. Rizal Malarangeng
Abang Jubir RI-1
Politikus yang akrab dengan sapaan Celli sudah harus berpisah dari ayahnya sejak usia 7 tahun ini memiliki facebook dan juga situs mengenai dirinya. Kepiawaian Rizal dalam berunding tak diragukan lagi. Dia pernah memimpin organisasi dan menjalankan tugas yang rumit. Di bawah kementrian Menko Kesra, dia pernah memimpin proyek sosial dengan skala besar dan perundingan rumit menyangkut nama baik negara. Proses perdamaian di Poso, jaringan pesantren di Ponorogo, dan penanggulangan kelaparan di Yahukimo adalah beberapa contoh keberhasilan Rizal. Perundingan Blok Cepu dan konferensi Perubahan Iklim di Bali adalah contoh keberhasilannya yang lain dalam menjalankan negosiasi tingkat internasional.
21. Sutrisno Bachir
Mencari popularitas semua kalangan
Siapa yang tidak kenal dengan Sutrisno Bachir, wajahnya berulang kali muncul pada setiap iklan jika kita mengingat EURO 2008. hal ini menunjukan keseriusan beliau dalam mengaet semua kalangan khususnya kaum muda dan bapak-bapak.Kuatnya visi Sutrisno Bachir membangun PAN menjadi partai modern membuatnya tetap menolak anggapan seolah-olah kader partai haruslah dari kalangan pebisnis. Ia hanya berprinsip, bila partai ingin bisa membiayai sendiri maka PAN harus mau membesarkan pengusaha. Bila ada sepuluh persen saja dari pengurus partai pengusaha, maka jumlah itu sudah cukup untuk membiayai suatu partai. Dengan konsep yang dimiliki Sutrisno Bachi sudah siap melaksanakan target untuk meraih 100 kursi DPR pada Pemilu 2009, dan memenangkan 10 persen Pilkada
Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1034785








risma2006 said
Silahkan pilih pilih pilih calon Presiden RI ke-7 anda. Yang mau -yang mau ???
Denny KinG'Z said
Indonesia terdiri dari berbagai agama,ras,suku,dan golongan. Sosok yang bisa
mempersatukan Indonesia adalah Pak PRABOWO SUBIANTO. Beliaulah yang selalu
memperhatikan dan mengerti kesulitan rakyat kecil, ia juga seorang pemimpin
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia dan pemimpin Asosiasi Pedagang Pasar
Tradisional. Jadi, mari dukung Pak PRABOWO menjadi Presiden RI 2009-2014.
HARUN AL RASYID said
PERNYATAAN SIKAP DPW KOBUKI DKI JAKARTA
Mensikapi perkataan Ketua Umum / Ajaraham DPP KOBUKI Bapak Prof.DR.Nanang Hariadi (GUS HAR) pada Hari Senin Tanggal 8 Desember Tahun 2008 di Jakarta , yang berbunyi “ Bahwa Kejayaan Kerajaan Majapahit yang di kekenal dengan Zaman keemasan Nagari Majapahit itu di sebabkan sebagian oleh Rajanya yang Mau mendengar Nasehat dari Punggawa Kerajaan serta Loyalitas Rakyat dan pejabat terhadap Negara dan Rajanya , disamping KetataNegaraan yang baik dan konstitusi yang permanen,yakni konstitusi yang tidak berubah rubah,sekaligus Menejement Pemerintahan yang baik dengan Politif Ekspansif yang dijalankannya, Hal ini bisa kita lihat dari Struktur Pemerintah Majapahit yang terdiri dari : 1)Raja 2)Yuara atau Kumaraja 3)Rakyan Mahamantri Pakirukiran 4)Dharmadyaksa.
Termasuk Badan pelaksana pemerintahan yang terdiri dari Dewan Mantri dengan lima orang Yaitu
Rakyan Mahapatih (Panglima atau Hamengkubimu)
Rakyan Tumenggung ( Panglima Kerajaan )
Rakyan Demang (Pengatur Rumah Tangga Kerajaan )
Rakyan Kamuruhan (Penghubung dan Tugas Protokoler)
Rakyan Rangga (Pembantu Panglima)
Oleh karena itu sudah menjadi keharusan kita semua sebagai Masyarakat serta Rankyat Bangsa Indonesia ,terutama para tokoh Nasional dan petinngi dan penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia sekaligus Jajaran Pelaksana Harian , Kader dan Anggota serta Simpatisan KOBUKI , untuk meneladani Sejarah Majpahit sekaligus menjadikan isnpirasi kita semua, menjadikan Bangsa Indonesia agar tercipta sebagaimana History of Kingdom Majapahit dalam mengusai Nusantara dengan Kejayaan dan Masa Keemasannya. Dengan kata lain kita sebagai bangsa yang besar harus mampu mensosialisasikan serta mengimplementasikan cita-cita dan Tujuan perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945 “ yaitu mencapai masyarkat Adil dan Makmur Material dan Spiritual , sejalan dengan konsep Negara dan Bangsa yang Gema ripah low Jinawi toto tentren Raharjo yang sesuai dengan pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.”
Berangkat dari sinilah kami selaku JPH DPW KOBUKI DKI JAKARTA, mencermati mengamati serta mengkaji keberadaan Bangsa Indonesia Sekarang ini masih belum bisanya mewujudkan keinginan para pendiri Bangsa ,apalagi cita-cita Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia 1945 yang sesuai denagn konsep pemaparan dan Ungkapan Prof.Dr. Nanang Hariadi sebagaimana tersebut diatas.Hal ini dikarenakan seorang Putra Bangsa Indonesia terbaik serta Figur Tokoh Nasional yang BELUM mampu mengkolaborasikan antara Konsep Ilmu sejarah Majapahit dengan Manejement Pemerintahan dan Realita Ketatanegaraan yang ada sekarang ini.
Oleh karena itu kami sebagai bagian dari Rakyat Indonesia merasa terpanggil untuk mewujudkan cita-cita perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengimplementasikan dan mensosialisasikan konsep pemaparan Ketua Umum DPP KOBUKI , dalam wujud Nyatanya kami mencarikan solusi dengan menyatukan persepsi untuk mencari seorang figure yang mampu dan bisa mengadopsi serta mengkolaborasi pemikiran Ilmu Sejarah Majapahit juga mengimplementasikan serta mensosialisasikan Ungkapan Gus Har selaku Pakar Muda sejarah majpahit tersebut di atas.
Dari sekian Banyaknya Tokoh Nasional yang memenuhi kreteria sesuai dengan Pengamatan dan Pengkajian serta pengamatan sekaligus sejalan dengan Garis Garis Besar Haluan Organsiasi Kontak Budaya Komunikasi Indonsia (GBHO .KOBUKI) ternyata adalah Bapak DRS H. M YUSUF KALLA KETUA UMUM DPP PARTAI GOLKAR dan Bapak Jendral (Purn) H.WIRANTO SH. KETUA UMUM DPP PARTAI HATINURANI RAKYAT (HANURA)
Dengan Landasan pemikiran itulah kami atas Nama Dewan Pengurus Wilayah KontakBudaya Komunikasi Indonesia Daerah Khusus Ibukota Jakarta berkesimpulan untuk menjadikan Kedua Tokoh tersebut diatas menjadi PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE TAHUN 2009-2014 MENDATANG.
Sejalan dengan itu ,mengingat pada tanggal 8 bulan Tahun 2009 nanti akan diadakannya PILPRES ( Pemilihan Presiden Republik Indonesia yang dipilih secara Langsung Oleh Rakyat Indonesia Sebagai Tindak Lanjutnya Kesimpulan kami di atas ,maka kami menyatakan dukungan pada Bapak Drs. H.M. Yusuf Kalla .untuk Menjadi Presiden Republik Indonesia periode tahun 2009-2014 mendatang dan Bapak Jendral (Purn) H Wiranto SH untuk menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia periode tahun 2009-2014 mendatang. Seiring dengan program kami di atas , Kami atas nama Dewan Pengurus Wilayah Kontak Budaya Komunikasi Indonesia Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DPW KOBUKI DKI JAKARTA ) dengan mengeluarkan Statemen Politik sebagaimana di bawa ini :
1. MENCALONKAN DAN MENDUKUNG BAPAK DRS H. M. YUSUF KALLA UNTUK MENJADI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE TAHUN 2009-2014 MENDATANG.
2. MENCALONKAN DAN MENDUKUNG BAPAK JENDRAL (PURN) H WIRANTO SH. UNTUK MENJADI WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE TAHUN 2009-2014 MENDATANG.
3. MENDUKUNG DAN MENCALONKAN PASANGAN BAPAK DRS H.M. YUSUF KALLA DAN JENDRAL (PURN) H WIRANTO SH UNTUK MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI 2009-2014 MENDATANG.
4. MENGHIMBAU DAN MENYERUHKAN KEPADA SEGENAP MASYARAKAT DKI JAKARTA DAN SEGENAP JAJARAN PENGURUS KOBUKI DI SEGALA STRUKTURAL UNTUK MENDUKUNG BAPAK DRS H.M. YUSUF KALLA DAN BAPAK JENDRAL (PURN) H WIRANTO SH. MENJADI PASANGAN KANDIDAT PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE TAHUN 2009-2014 MENDATANG.
5. MENGHIMBAU KEPADA BAPAK DAN BAPAK DRS H. M. YUSUF KALLA APABILA TERPILIH NANTI AGAR MENJADIKAN DAN MENETAPKAN KOBUKI SEBAGAI LEMBAGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
6. MENGHIMBAU DAN MENGAJAK PADA SEGENAP KOMPONEN BANGSA DI SEGALA LAPISAN MASYARAKAT UNTUK TURUT SERTA MENDUKUNG DAN TURUT SERTA MENYEBARLUASKAN STATEMEN POLITIK KAMI INI.
Demikian Pernyataan kami sampaikan untuk di di himbaukan dan di seruhkan sekaligus di sebarluaskan untuk segenap komponen bangsa pada segala lapisan masyarakat di Wilayah Jakarta dan sekitarnya suatu kenyataan Bahwa untuk mensosialisasikan dan menimplentasikan suatu ide dan gagasan dalam Berbangsa dan bernegara perlu adanya Statemen yang dapat ditumbuh kembangkan serta digali dan di ambil dari Peristiwa Sejarah dan Ilmu Sejarah sekaligus History Sejarah Kerajaan Majapahit sampai Negara Republik Indonesia yang kita cintai , sekarng ini ada. Dan tak lupa kami mengajak pada segenap Aktivis Kobuki di DPC di DPAC. Dan Di Ranting untuk turut serta membuat statemen sebagaimana yang kami sampaikan dan kami himbaukan di atas. Akhir kata Apabila ada kebenarannya itu semua semata-mata datangnya dari Alloh SWT dan apabila ada kesalahanya itu semata-mata karena kefakiran dan kedhoifan Ilmu kami , Sekali merdeka Tetap merdeka ..! Hidup KOBUKI , Allohu Akbar . Allohu Akbar.. Allohu Akbar….!
Jakarta 8 Mei 2009
DEWAN PENGURUS WILAYAH
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
(DPW KOBUKI DKI JAKARTA)
TERTANDA
HARUN AL RASYID
PRESIDEN DPW KOBUKI DKI JAKARTA
TELP : 02194655949